Sunday, 15 January 2017

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 43 Bahasa Indonesia


Translator: Belang

Gabung ke grup FB kami untuk mengetahui perkembangan novel-novel garapan kami dan juga chat-chat ga jelas bersama kami https://www.facebook.com/groups/IsekaiNovelTranslation

Note: Karena arc ini tidak menarik, jadi editor-san males ngeditnya... <(")

Chapter 43: Dungeon Besar Raisen?

Tumpukan mayat-mayat.

Kata-kata itu cocok untuk tontonan saat ini di dalam jurang Raisen Grand Canyon. Beberapa Demonic Beast mengalami kehancuran pada kepala mereka, di sepanjang tanah. Sementara beberapa Demonic Beast sudah dilumat, terlebih lagi beberapa Demonic Beast mengalami karbonisasi pada tubuh mereka, meskipun ada berbagai metode membunuh, keseluruhan dari mereka mati dalam satu kali serangan.

Tentunya, di dalam neraka ini, tempat yang ditakuti sebagai tanah eksekusi oleh orang-orang, karena ada...

"Satu pukulan yang mematikan~!"

ZUGANn!!

“… … Mengganggu"

GOBANn!!

"Diamlah"

DOPANn!!

Adalah trio dari Hajime, Yue dan Shia. Setelah Hajime dan kelompoknya keluar dari kota Brook (Bersama penggemar Yue dan Shia yang melihat mereka), menggunakan kendaraan sihir dua roda, mereka melewati pintu masuk dari "Raisen Grand Canyon". Saat ini, setelah maju lebih lanjut dan berkemah selama di perjalanan, mereka telah melewati gua persembunyian ke "Orcus Great Dungeon", terlebih lagi dua hari telah berlalu sejak itu.

Di dalam "Raisen Grand Canyon", para demonic beast terus menyerang mereka sama seperti biasanya.

Palu Godam Shia, di ayunkan dengan tenaga yang sangat kuat untuk menghantam demonic beast, itu benar-benar satu serangan yang mematikan. Tubuh Demonic beast hancur dengan serangan normal yang jauh melebihi pertahanan mereka. Bahkan penghantam kue mochi kelinci bulan bersifat merusak  dibandingkan dengan ini. (Note: Saya ga ngerti jenis idiom ini)


Yue yang di dekati oleh demonic beast, kemudian menebas mereka dengan sihir yang langsung ia panggil dengan kekuatan sihir dari equipmentnya. Meskipun Yue memiliki kekuatan sihir yang sangat besar, dilengkapi dengan kekuatan sihir yang disimpan di dalam aksesoris yang disebut seri batu sihir kristalisasi (magic crystallization stone series), itu bahkan menjadi sangat lebih besar. Serangannya dapat dibandingkan dengan pengeboman yang tak ada habisnya. Bahkan jika kekuatan sihirnya dihancurkan di dalam jurang, maka waktu untuk memanggil sihir menjadi lebih lama dan jaraknya menjadi lebih pendek, ia memanggil api bersuhu ultra tinggi dalam waktu singkat dan demonic beast terbunuh sembari terkarbonisasi tanpa kecuali.

Hajime, tak perlu dibilangin, telah menembak kepala dengan Donner sambil mengemudikan kendaraan sihir dua roda. Meskipun itu mengkonsumsi sihirnya untuk menggunakan "Lightning-Clad" dan mengemudikan kendaraan sihir dua roda pada saat yang bersamaan, tak ada tanda-tanda terkurasnya sihir miliknya.

Para binatang neraka yang mendominasi jurang ini benar-benar diperlakukan seperti ikan kecil. Pemusnahan diperlakukan seperti pekerjaan sampingan sambil mereka mencari tanda dari Dungeon Besar. Mayat-mayat para demonic beast pun membanjiri dalam perjalanan mereka.

"Haa~, meskipun seharusnya ada di suatu tempat di dalam Raisen, tempat ini memang terlalu besar ya." [Hajime]

Mereka bergerak sambil memeriksa jika ada gua. Bahkan meskipun mereka membuat pengamatan yang menyeluruh, tak seorang pun menemukannya. Hajime hanya bisa mengeluh dengan tidak sengaja.

"Yah, karena tak peduli apa yang terjadi, kita akan mencapai Gunung Berapi Besar, itu tidak masalah untuk tak menemukannya sama sekali. Lagipula mungkin saja ada beberapa petunjuk di Gunung Berapi Besar" [Hajime]

"Yah, bahkan jika begitu…" [Shia]

"Nn… … tapi, para demonic beast membuat ini jadi menyedihkan" [Yue]

"A~, Yue-san juga nggak suka tempat ini~" [Shia]

Sambil mengeluh dan menjadi jijik oleh demonic beast yang terus berdatangan, mereka terus bepergian selama tiga hari. Hari ini tak ada hasil dan malam sudah tiba. Bulan sabit yang bersinar indah dapat terlihat jika kau melihat ke atas, karena itulah Hajime dan kelompoknya mulai mempersiapkan perkemahan mereka. Setelah mengeluarkan tenda, mereka menyiapkan makan malam dengan bahan-bahan dan bumbu yang dibeli di kota. Artefak tenda dan peralatan memasak Hajime yang buat.

Tenda ini dibuat menggunakan sihir penciptaan, dengan "Batu Pemanas" dan "Batu Pendingin" yang terpasang, selalu disimpan pada suhu yang nyaman. Itu juga dilengkapi dengan "Kulkas" dan "freezer" yang dibuat dengan batu pendingin. Selain itu, bingkai logam dibubuhi dengan "Sign Interception" dari "Batu Pemotong Pikiran" sehingga takkan ditemukan dengan mudah oleh musuh.
(netNOTE__ Hanya mengingatkan bahwa Hajime juga punya Skill 'Sign Interception' (Kehadiran palsu) )

Untuk peralatan memasak, ada sebuah wajan dan ketel (NTL : semacam kompor) dengan api yang sesuai proporsional dengan jumlah sihir yang digunakan, dan pisau dapur yang diberkati dengan "Air Claw" (Cakar Udara) pada bagian yang tajam yang dapat diaktifkan dengan menyalurkan sihir. Ada juga hal yang seperti pembersih uap. Mereka adalah anak-anak tercinta Hajime yang membantu memberikan makanan pada perjalanan mereka. Terlebih lagi, karena itu hanya bisa digunakan menggunakan manipulasi sihir secara langsung, bisa dibilang itu adalah sistem pencegah kejahatan.

"Sihir Age of Gods memang benar-benar praktis" [Hajime]

Perkataan itu di ucapkan Hajime ketika ia membuat artefak peralatan memasak dan tenda yang dipasangi dengan sistem pemanas dan pendingin. Itu seperti sebuah teknologi yang tidak berguna, tapi itu bukanlah tidak berguna, bahwa ia memperhalus ketidak bergunaan itu.

Ngomong-ngomong, hari ini makan malamnya adalah ayam kururu yang direbus dengan tomat. Ayam kururu adalah ayam yang dapat terbang di langit. Dagingnya yang berkualitas dan rasanya memang seperti ayam, jenis daging ayam yang populer di dunia ini. Itu adalah hidangan yang mana dagingnya dipotong-potong seukuran gigitan dan ditaburi tepung. Setelah itu, di goreng, kemudian direbus dengan berbagai sayuran di dalam sup tomat. Tepatnya Ini memiliki rasa mentega dan jus daging di dalam daging, kau dapat merasakan keasaman rasa tomat terhirup ke hidung ketika kau mencium baunya, saat kau memasukkannya ke dalam mulut, rasanya akan pecah menyebar. Daging akan 'Nyes Nyes', hancur di dalam mulutmu, 'Kerenyes' kentang (palsu) yang benar-benar direndam dalam sup tomat, sementara wortel (palsu) dan bawang (palsu) yang manis mengaliri lidahmu. Untuk mendapati roti mencair dan melunak sesudah dicelupkan ke dalam sup lezat benar-benar membuatnya lebih enakk.

Makan malam selesai dengan penuh kepuasan. dan sambil tenggelam dalam rasa kehidupan, Hajime dan kelompoknya mengobrol seperti yang selalu mereka lakukan. Di dalam tenda, mereka bisa santai mengobrol karena batu pemotongan pikiran telah diaktifkan, yang membuat demonic beast jadi tidak mendekati mereka. Walau terkadang ada demonic beast yang datang mendekat, Hajime hanya perlu untuk mengeluarkan tangannya ke jendela yang terpasang, dan menembak. Selain itu, ketika waktu untuk tidur, secara bergantian ketiganya berjaga sampai pagi datang.

Hari ini, adalah waktu bagi Yue dan Shia untuk mulai bersiap tidur. Yang pertama berjaga adalah Hajime. Karena ada kasur lembut di dalam tenda, mereka bisa tidur dengan nyaman walaupun itu sebuah kemah. Juga, Shia pergi ke luar tenda sebelum masuk ke futon.

Hajime meragukan apa yang terjadi, Shia mengatakan dengan wajah tenang.

"Cuman sebentar, aku mau ngambil bunga" [Shia]

"Tak ada bunga di dalam jurang tau" [Hajime]

"Ha-ji-me-sa~n!" [Shia]

Perkataan Hajime yang tidak memiliki kehalusan menghancurkan wajah tenang Shia, dia dengan marah menatap Hajime. Hajime yang jelas tau maksud kata-kata itu berkata, "Salahku, salahku", dengan wajah tersenyum miring yang tidak menunjukkan penyesalan apapun. Shia buru-buru pergi ke sisi tenda dalam kemarahannya, setelah beberapa saat…

"Ha-Hajime-sa~n! Yue-sa~n! Ini keadaan darurat! Tolong kesi~ni!" [Shia]

Itu adalah apa yang Shia teriakan, melupakan kemungkinan demonic beast mendengar itu. Penasaran apa yang terjadi, Hajime dan Yue, yang datang dari tenda, memandang satu sama lain lalu berlari keluar pada waktu yang sama.

Ketika mereka tiba di sumber suara Shia, mereka melihat bahwa ada monolith besar yang bersandar pada dinding jurang setelah itu jatuh, dan ruang yang tersingkap antara monolith dan dinding. Shia sudah di dalam suatu tempat yang terlihat luar biasa! Sekaligus terwarnai dengan kegembiraan.
(netNOTE__ monolith = tugu)

"Di sini, di sebelah sini! Aku menemukannya!" [Shia]

"Aku mengerti, sekarang keluarlah dari sana. Sepertinya kau menggunakan penguat tubuh secara penuh. Bukankah kau terlalu bersemangat?" [Hajime]

"… … mengganggu" [Yue]

Shia yang kegirangan menarik tangan Hajime dan Yue, ketika Hajime ditarik dia mendapat sebuah rasa, sementara Yue dengan muram mengerutkan keningnya karena itu. Dipandu oleh Shia ke dalam celah di antara bebatuan, ketika mereka masuk dinding samping yang memiliki interior yang berongga, dan itu lebih luas daripada yang diperkirakan. Setelah memasuki ruang itu, Shia dengan diamnya, bersama 'Sringg' dari ekspresi bangganya, menunjukkan jarinya ke arah tembok.

Hajime dan Yue melihat ke tempat yang ditunjuk oleh jari itu, lalu mereka secara tidak sengaja mengeluarkan "Ha?", sambil mengerjapkan matanya dalam keterkejutan.

Di depan keduanya, di tempat itu, ada papan persegi panjang indah yang dibuat bersama potongan di dinding, dan anehnya huruf seperti wanita terukir disana.

"Silakan masuk! Ke dalam Dungeon Besar Miledi Raisen yang menggetarkan jiwa?" [Hajime]

Tanda "!"dan"?" anehnya terasa mengganggu.

"… … apaan ini" [Hajime]

"… … ini" [Yue]

Suara Hajime dan Yue bergantian keluar. "Aku melihat sesuatu yang luar biasa sekarang!", presentasi yang tepat dari ekspresi mereka. Keduanya, menatap kosong ke papan nama di dalam jurang neraka.

"Untuk bertanya apa, itu adalah pintu masuk! Dungeon Besar! Ditemukan secara kebetulan saat aku pergi ke-… … Uhukk, untuk ngambil bunga. Yah~, itu sungguhan, ada Dungeon Besar di dalam Raisen Grand Canyon" [Shia]

Sementara suara senang (slaphappy) Shia menggema, mungkin karena Hajime dan Yue akhirnya mampu keluar dari keterkejutan mereka, mereka menampilkan ekspresi yang tak bisa dijelaskan, kemudian saling pandang dalam kebingungan.

“… … Yue. Apa kau berpikir ini sungguhan?" [Hajime]

“… … … … … … … … … … Nn" [Yue]

"Itu adalah jeda yang panjang di sana. Dasarmu?" [Hajime]

“… … Miledi (...)" [Yue]

"Lagipula memang begitu..." [Hajime]

"Miledi", itu adalah nama awal Raisen yang muncul pada catatan Oscar. Meskipun nama Raisen itu disampaikan dan dikenal oleh dunia, nama pertamanya tidak diketahui. Oleh karena itu, kesempatan tempat itu dengan namanya yang masuk Dungeon Besar Raisen sangat tinggi.

Tapi, tidak peduli apa, apa yang sejujurnya mereka tak dapat percayai adalah...

"Kenapa harus huruf ini..." [Hajime]

Ada alasan untuk mengatakan itu. Hajime mengingat keputusasaan pertarungan yang terjadi di dalam Dungeon Besar Orcus, dan tentunya dungeon lain pun akan sama, itu sebabnya jantungnya ini membuat dia kehilangan kekuatannya. Yue pun memahami dengan baik kerasnya tingkat Dungeon Besar, itu sebabnya, ekspresinya mengatakan bahwa dia masih berpikir mungkin itu lelucon seseorang.

"Tapi, tempat seperti pintu masuk tidak bisa dilihat, 'kan? Interiornya adalah jalan buntu… …"

Tidak mengetahui apa yang terjadi dalam pikiran Hajime dan Yue di, Shia berpikir, aku penasaran di mana pintu masuknya? Dan mencari ke daerah sekitarnya, lalu ia 'peshipeshi', memukul bagian dinding yang berongga.

"Oi, Shia. Jangan..." [Hajime]

GAKONn!

"Fukya!?" [Shia]

"Jangan sembarangan bergerak," perkataan Hajime yang tak dapat terselesaikan ketika bagian dari dinding yang Shia sentuh 'GURUNn', tiba-tiba berputar, dan Shia menghilang ke sisi lain dari dinding. Rasanya seperti mekanisme pintu di dalam sebuah rumah ninja.

“”… …””

Kredibilitas papan secara ajaib meningkat dengan ditemukannya pintu masuk Dungeon Besar. Lagipula di sinilah Dungeon Besar Raisen. Meskipun mereka punya segunung keluhan seperti, "ini benar-benar oke untuk Dungeon Besar?" dan "Beri kembali keseriusanku dari Orcus", sesuatu seperti itu setelah melihat undangan seperti hiburan. Hajime dan Yue yang melihat Shia tanpa suara menghilang ke balik pintu rotasi, sekali lagi, memandang satu sama lain kemudian menghela napas, dan meletakkan tangan mereka ke pintu rotasi seperti Shia.

Setelah pengaktifan pintu, Hajime dan Yue dikirim ke sisi lain tepat seperti Shia. Di dalamnya gulap gulita, dan pintu 'gururi', berputar kembali ke posisi sebelumnya. Dan, pada saat itu,

Shutt Shutt Shutt!

Gema suatu suara mendekat terbang ke arah mereka, sementara mereka tidak bisa melihat apapun di dalam kegelapan. Hajime segera menggunakan "Night Vision" dan mengetahui mereka itu apa. Mereka adalah sekumpulan anak panah. Jumlah anak panah yang tak terhitung dicat hitam pekat sehingga tidak merefleksikan cahaya, dan melesat untuk melenyapkan penyusup yang masuk.

Hajime, dengan Donner di tangan kanannya, menggunakan tangan kiri untuk menjatuhkan lesatan panah hitam pekat. 'Prank Prank Prank', suara logam saling berbenturan, tanpa kehilangan satupun anak panah.

Ketika dihitung, ada 20 anak panah. Panah hitam pekat terbuat dari logam serta tak merefleksikan cahaya tersebar di tanah, ketika panah terakhir mengetuk ke bawah, hening kembali.

Pada saat yang sama, sekitaran dinding mulai bersinar. Area Hajime dan partynya berada di sebuah ruangan yang panjangnya 10 meter di setiap arah, dan lurus ke depan, merupakan kemunculan jalan masuk bagian dalam. Selain itu, ada lithograph di dalam ruangan dengan kata-kata yang hurufnya sama seperti papan nama yang diukir di atasnya.

"Apa kau ketakutan? Hei, apa ini menakutimu? Kalau begitu berarti kau anak kecil, Niya Niya"

"Atau, kau terluka? Atau ada seseorang yang mati? … … ppfftt—"

“” … …””

Hajime dan Yue tidak bisa memikirkan hal lain kecuali satu hal. Itu "Betapa menjengkelkan~". Juga, "Niya Niya" dan "ppfftt-" bagian yang diukir dengan penekanan seolah-olah untuk memprovokasi mereka, bahkan membuat mereka lebih kesal. Terutama, jika seseorang dalam party mereka benar-benar mati, maka secara pasti para survivor akan mengutuk langit.

Hajime dan Yue yang begitu kesal terdapat banyak urat muncul di kepala mereka. Kemudian, tiba-tiba, Yue bergumam sesuatu yang hanya dia yang ingat.

“… … Shia?" [Yue]

"Ah." [Hajime]

Setelah mendengar gumaman Yue, Hajime akhirnya teringat, kemudian kembali melihat pintu rotasi dengan panik. Karena pintu hanya melakukan satu putaran pada satu waktu, dia tidak berada di sini berarti kemungkinan tertinggi bahwa dia keluar pada waktu yang sama dengan masuknya Hajime dan Yue. Itu membuat Hajime merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan karena meski banyak waktu berlalu Shia belum masuk, jadi Hajime dengan cepat mengaktifkan pintu rotasi.

Shia berada… … ada seperti yang diharapkan. Tampilan Tubuhnya terjahit pada pintu rotasi.

"Uu, hiks, Hajime-san.… … tolong jangan liat~, tapi, aku mau kamu lepasin ini. Hiks, tolong lakukan itu tanpa melihatku~" [Shia]

Itu benar-benar penampilan yang menyedihkan. Shia, walaupun tak dapat melihat panah yang melesat, kemungkinan dia menggunakan kemampuan pencarian alaminya untuk entah bagaimana mengatur buat menghindari mereka dari suara. Namun tampaknya itu benar-benar kesempatan terakhir, dengan pakaiannya yang tertembus di sana sini, ia membuat pictograph (Huruf Gambar) yang mirip seperti yang ada pada pintu darurat. Telinga kelincinya membengkok ke sesuatu yang mirip dengan petir untuk menghindari anak panah, karena ia tahu bahwa ia telah melakukan suatu hal yang mustahil, bahkan sekarang tubuhnya masih menggelepar. Dari semua itu, Shia bukan menangis karena takut kematian. Penyebabnya adalah… … kakinya basah dengan sempurna.

"Sekarang aku ingat itu, kau mau memetik beberapa bunga… … yahh, apa yang harus kukatakan. Kau hanya melakukan yang diperlukan..." [Hajime]

"Salah! Uu~, kenapa tidak segera kau selesaikan sih, bekasku~!! " [Shia]
(netNOTE__ Nah memetik bunga itu maksudnya pipis dan atau bab :v )

Itu adalah tampilan yang takkan pernah ingin kau tunjukkan sebagai seorang wanita, bahkan lebih begitu untuk Shia yang menangis karena dia telah menunjukkan itu kepada orang yang ia suka. Telinga kelinci sepenuhnya tertunduk. Semua itu, bahkan jika itu adalah kesempatan untuk mengalami cinta setelah 100 tahun, Hajime pikir itu sudah terlambat. Itulah sebabnya, tanpa melihat jauh dia melirik ke arahnya dengan takjub. Dan, yang berongga di jantung Shia bahkan lebih.

“… … Jangan bergerak" [Yue]

Mungkin karena dia juga seorang wanita, si datar Yue mengandung simpati dan dia melepas Shia dari penderitaan.

“… … Aku akan melakukan sesuatu soal itu. Kau masih seorang pemula" [Yue]

"Aku malu~. Hiks" [Shia]

“… … Hajime, pakaian ganti" [Yue]

"Nih" [Hajime]

Pakaian ganti Shia dikeluarkan dari "Treasure Warehouse", kemudian dia mengganti dengan cepat sambil muka memerah (Blush).

Akhirnya, persiapan Shia selesai, "Ini waktunya untuk menaklukkan Dungeon!", teriakan antusias yang ia keluarkan, hanya untuk melihat lithograph.

Ia menunduk dan rambut menyembunyikan ekspresinya. Shia diam sesaat, kemudian ia perlahan mengeluarkan Doryukken, dan menghantam lithograph dengan sekuat tenaga. 'BUAKKkk', adalah suara yang menggema disertai dengan hancurnya lithograph.

Mungkin karena dia tidak dapat bertahan lagi, dia dengan megah mengayunkan Doryukken berkali-kali seolah menyerang musuh orangtuanya.

Kemudian, tempat lithograph rusak, huruf yang terukir pada tanah, mengatakan...

"Maa~f? Lithograph ini secara otomatis akan memperbaiki diri setelah beberapa waktu~ Pu-kusukusu!!"

"Mukii——!!"

Shia benar-benar marah dan mulai mengayunkan Doryukken lebih intens. Ruang kecil diguncang seolah-olah sedang terjadi gempa bumi kecil, ledakan suara luar biasa yang menggema berkali-kali.

Menonton Shia dengan tatapan skeptis, Hajime terus terang bergumam.

"Miledi Raisen, daripada seorang anggota "Pembebas", dia tak diragukan lagi adalah musuh umat manusia" [Hajime]

“… … Aku sangat setuju dengan itu" [Yue]

Rupanya, Dungeon Besar Raisen akan menjadi tempat yang sulit dalam cara yang berbeda dari Dungeon Besar Orcus.

loading...