Wednesday, 26 October 2016

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 30 Bahasa Indonesia


Translator: Google Translate
Editor: Bing Translate
Proofreader: Yahoo Translate 

Chapter 30: Dungeon Pertama ①

Ketika aku tiba di lapangan latihan, ada beberapa adventurer yang sedang bekerja keras untuk melatih skill-skill mereka. Nina dan Lalit juga sedang latih tanding. Pertama Lalit menunjukan skillnya, meskipun dia sepertinya sedikit sungkan, kemudian Nina mencoba menirunya. Meskipun begitu, kami melihat arah matanya menempel terus ke oppainya Nina.

"Aho ossan.." (Yu)
(TL Note: Om bodoh)

"...Dia cuman seorang ossan cabul dan mesum." (Lena)

Ketika mendengar itu, Lalit hanya memberiku kedipan mata.

"Yu... Lalit mengajariku teknik 【Assassinate】 dan 【Dagger Mastery】." (Nina)

"Ho? Benarkah?" (Yu)

"Ossan mesum itu harusnya mati saja." (Lena)

"Apa? Ada apa? Aku hanya mengajarinya dengan tulus kok." (Lalit)

Akan tetapi, dia bicaranya agak sedikit gagap.

"Aku juga menyadari kayak ada yang salah gitu. Dia kelewat baik padaku." (Nina)

"Tidak mungkin.. Nina-chan juga berpikir seperti itu?" (Lalit)

"Apa seharusnya kita minta ke oyaji yang kemarin aja ya?" (Yu)

"Iya, Joseph-san itu kuat." (Nina)

"Tapi dia juga mesum.." (Lena)

Setelah itu kami pergi meninggalkan ossan bodoh itu disana dan pergi menuju dungeon terdekat. Dungeon itu dinamakan "Labyrinth of Golgo". Berjarak 3 km dari kota Comer ke timur dan merupakan dungeon rangking D, dengan monster-monster setidaknya berada di rangking 3. Itulah yang dijelaskan di buku yang kami beli dari guild. Banyak adventurer mati karena tidak membeli dan mengetahui informasinya.

"Ini adalah dungeon pertama bersama Yu... pasti akan menyenangkan.!" (Nina)

"Akan tetapi didalam dungeon, sihir ku..." (Lena)

"Jangan main-main. Ada banyak monster didalam. Mereka bisa menggunakan sihir dan mendatangkan status abnormal." (Yu)

"Aku tau.." (Nina)

"Satu-satunya yang jadi masalah adalah ruang terbatas.." (Lena)

Aku tidak tahu apakah mereka serius atau tidak.

Kami tiba di pintu masuk dimana kami dapat melihat penghalang yang dibuat oleh kerajaan Houdon penyihir istana untuk membuat agar para monster tidak keluar ke permukaan.

Disana juga ada banyak adventurer dan pedangang. Para adventurer mencoba untuk mendapatkan anggota party dan para pedagang menjual item-itemnya ke mereka.

Tentu saja harganya lebih besar daripada beli di kota. Ada juga yang memiliki profesi seorang enchanter sama seperti ku yang sedang coba direkrut. Beberapa kelas pembantu sepertiku mendapatkan perlakuan istimewa.

Mereka yang disebut healer yang dapat menggunakan sihir penyembuhan.

Scout yang ditugaskan untuk mencari jebakan, melucutinya, dan membuka kotak harta karun.

Enchanter atau tukang nge-buff yang dapat memperkuat status.

"Potion, mana potion" "Perlengkapan murah" "Return Stone" (Para pedangang)

Teriak para pedagang dengan keras. Harganya berada di kisaran 1.2 - 1.5x lebih tinggi dari yang ada di kota. Mereka bahkan menjual item dungeon spesial seperti Return Stone. Sebuah batu yang mampu mengatarmu kembali ke pintu masuk setelah digunakan. Tetapi harganya cukup mahal, 5 silver. Aku penasaran apakah aku bisa membuatnya sendiri suatu hari nanti menggunakan 【Alchemy】 atau tidak.

"Jou-chan, apa party kalian membutuhkan penguat status?" (??)

Tukang nge-buff datang menghampiri dan bicara dengan Nina daripada dengan ku, mengira Nina adalah ketua partynya. Itu membuatnya melihat ke arah ku dengan wajah kesulitan.

"Sihir seperti apa yang bisa kau gunakan? Dan berapa harganya?" (Yu)

"Aku punya HP up, MP up, Strength up, Agility up, dan Vitality Up. Harganya satu silver per sihir. Tidak kemahalan kok. Ini bisa menyelamatkkan nyawa kalian dan efeknya bertahan selama satu jam." (??)

Itu merupakan cara yang mudah untuk mengumpulkan uang.

"Cepat aktifkan itu semuanya pada ku." (Yu)

"Hanya kau?" (??)

"Cepat." (Yu)

Aku memberikan lima silver coin dan menerima beberapa buff. Semuanya hanya buff level 1 dan efeknya hanya bertambah 3-5% saja.

Ketika kami masuk, aku langsung mengaktifkan buff kepada Nina dan Lena.

"Whoa, kamu bisa menggunakan buff juga?" (Nina)

"Apa kau baru saja mempelajarinya?" (Lena)

Lena segera mengetahuinya karena sudah tahu kalau job kedua ku adalah Enchanting Mechanic. Sekarang, kami sudah ada didalam.

"Labyrinth of Golgo" memiliki kedalaman 30 lantai dan setiap 10 lantai terdapat boss didalamnya.

"Gigigig.."

Dengan suara kusam, sebuah boneka terbuat dari tanah muncul. Boneka itu memiliki tinggi 2 meter dan disebut sebagai "Golem". Ini adalah statusnya.
__ __ __

__ __ __
Vitality-nya tidak terbatas mungkin karena dia adalah golem. Meskipun begitu dia tidak memiliki skill apapun. Terlihat seperti mangsa kecil bagiku. Gerakannya pun lambat.

"Kalian berdua, urus dia." (Yu)

"Oke.." (Nina)

"Aku penasaran akan seperti apa efek sihir ku padanya." (Lena)

Nina menyerang tapi belatinya tidak dapat memotongnya. Lena menyerang dengan bola air dan menyebabkan tubuh golemnya menjadi tegenang air.

"Nina, coba potong golem itu lagi." (Yu)

Kali ini, Nina dapat memotong lebih dalam dan setelah beberapa kali, golemnya jatuh. Itu karena dukungan dari Lena.

"Lena, kau pintar." (Yu)

"...Tentu saja.. Aku seorang jenius.." (Lena)

Seperti biasa membual mengenai dirinya sendiri.

loading...