Wednesday, 19 October 2016

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 29 Bahasa Indonesia


Chapter 29: Job Kedua

Setelah latihan tengah malam, aku kekurangan tidur gara-gara memarahi Nina. Kami juga mencoba beberapa skillnya Nina, 【Stealth】, 【Stalking】. 【Assassinate】 dan memeriksa apakah 【Cloaking】 ada atau tidak.

Di pagi hari, kami sarapan dengan sandwich isi daging dan sayuran dan segelas susu. Itu sudah cukup untuk mengisi perut kami. Setelah sarapan, aku pergi ke guild. Aku ingin menjual material-material monster yang aku dapat kemarin.

Aku tiba di guild dan bertemu Collet-san di konter.

"Yu-san, ada yang bisa aku bantu?" (Collet)

"Aku mau menjual material monster dan mengambil job kedua." (Yu)

Nina dan Lena melihat pada ku terkejut, tapi Collet masih tetap tenang.

"Ah, kemarin kau level 19, jadi tidak aneh kalau naik level ketika berburu monster." (Collet)

Seperti yang diharapkan dari Collet-san, masih bertingkah alami dan memasang wajah tak bersalah.
(TL Note: Ntah knapa saya bingung sama nih kalimat :v "Koretto-san wa, yappari junshin'na no ka ten'nen'na no ka sugu ni boro o dasu na", yang ngerti tolong bantu cari kata yang pas dong :3)

"Kau tau kalau level ku 19?" (Yu)

"Erm.. itu..." (Collet)

Dia keceplosan, tapi aku tidak akan mempermasalahkan hal itu lebih lanjut.

"Karena materialnya sangat banyak, aku akan membelinya dalam jumlah besar, apa tidak apa?" (Collet)

"Tidak masalah" (Yu)

Ketika kami sedang bicara, seseorang datang mendekati kami.

"Yo pemula.." (??)

"Oh, ossan!" Ternyata si bodoh Lalit
(TL Note: Disini daripada pake "Paman" atau "Om", mending ane ganti jadi "Ossan" aja <(") )

Ini adalah kesempatan bagus untuk memintanya mengajari Nina skill 【Assassinate】.

"Kemarin, apa yang terjadi ketika aku pingsan?" (Yu)

"Aku tidak peduli..." (Lalit)

Sepertinya ada sesuatu yang buruk terjadi padanya.

"Apa ossan bisa menunjukan ku skill 【Assassinate】? Level satu pun nggak apa-apa." (Yu)

"Kenapa kau bertanya pada ku? Ada banyak assassins disini." (Lalit)

Nih ossan tidak semudah Collet dibodohinya.

"Atau, apa mungkin ossan hanya memalsukan skill mu dan hanya bicara omong kosong?" (Yu)

"Yah, aku hampir mau rangking C sekarang. Baiklah. Akan kutunjukan beberapa gerakan ku." (Lalit)

"Nina, untuk sekarangnya tetap disini bersamanya oke, sementara aku mau menjual material-material dan menambah jon ku." (Yu)

"Baiklah. Lena gimana?" (Nina)

"Aku mau bersama Yu.." (Lena)

Cih... Aku benar-benar mau menyembunyikan job kedua ku darinya. Sepertinya memang tak terhindarkan.

Aku menaruh tangan ku ke atas kristal dan job-job baru bermunculan.

Monk, magic fighter, enchanting mechanic, magic knight, assassin.
(Well, sepertinya ada job enchanting mechanic disini!) [Yu]

Itu adalah job pembantu. Job-nya dapat membantu meningkatkan status sekutu dan mengurangi kemampuan musuh.

"Magic... Fighter... Job baru?" (Collet)

Melihat ke kristal itu, wajah Collet-san menjadi aneh.

"Collet-san, tenang lah." (Yu)

"Bagaimana aku bisa tenang? Itu job baru, magic fighter. Job itu belum ditemukan sebelumnya. Kalau kau mau, kami bisa membeli informasinya seharga 10 gold dan 20 gold untuk info akuisisi." (Collet)

"Begitukah? Aku nggak peduli sih. Aku mau memilih enchanting mechanic." (Yu)

Wajah Collet-san tambah aneh. Aku perlu memilih job ini karena itu akan membantu party ku. Untuk kondisi akuisisi magic fighter, sepertinya aku memiliki gambaran kasarnya.

Aku menaruh tangan ku di bola kristalnya sekali lagi. Dan enchanting mechanic telah sukses didapat. Status ku juga meningkat.
————-


——
Skill-skill meningkat karena latihan kemarin. Skill 【Martial Arts】 didapat dari pertarungan tangan kosong kemarin. 【Night Eye】 dari memburu dikegelapan. 【Magic Gauntlet】 didapat dari kombinasi 【Magic Sword】 dengan 【Martial Arts】. Karena skill 【Depriver】 sudah mencapai lvl 2. Aku berhasil merampas skill spesial, 【Pack Leader】.

【Brute Strength】 adalah peningkatan versi dari 【Physical Strength Up】. Aku mendapatkannya dari goblin general. Skill 【Physical Strength Up】 yang lama sekarang menghilang.

"Collet-san, apa kau punya buku mengenai enchanting mechanic?" (Yu)

Dia kemudian merapikan barang-barang ku dulu sebelum memberikan ku bukunya.

"Ini telinganya goblin general?" (Collet)

"Iya, kenapa emang?" (Yu)

"Tidak, bukan apa-apa! Aku hanya terkejut karena material ini berasal dari monster rangking 3." Collet)

Dia terkejut, tapi kemudian mendapatkan kembali ketenangannya. Semuanya total jadi 2 gold dan 4 silver. Telinga goblin general sedang sangat diminati oleh katalis alkimia.

"Batu sihirnya?" (Collet)

"Nggak, itu tidak untuk dijual." (Yu)

Itu karena batu sihir yang sempurna dapat digunakan untuk 【Alchemy】 ku.

Setelah itu, aku berjalan ke lapangan latihan dimana Nina berada bersama Lalit.

loading...