Saturday, 8 October 2016

Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 2 Bahasa Indonesia


Translator: Alice
Editor: Ise-kun

Chapter 2 : Aku Bergantung Pada Sebuah Teriakan

Sejauh mata bisa memandang adalah Gurun yang luas dan juga Bukit-bukit yang berbatu.

Dengan membabi buta aku melanjutkan berjalan di Gurun yang luas dan Bukit-bukit yang berbatu.

Sebuah skenario yang sama terus terjadi lagi dan lagi.

Saat aku jatuh, Mataku dipenuhi dengan air mata dan Aku tak punya waktu untuk melihat dengan seksama apa yang berada dibawah.

Yang benar aja? Situasi ini.

Ini sudah hari ketiga' tau?

Seharusnya sudah ada perubahan skenario kan?

Sejak aku terjatuh waktu itu, Aku sudah berjalan lurus kedepan tak peduli tentang siang dan malam. Lagipula, Tanah luas yang tandus ini. Sejenis hal semacam 'Sebelum aku menyadarinya aku berjalan ditempat yang sama', Agar hal tersebut tidak terjadi aku membuat beberapa tanda di sekitar dan terus berjalan.

Walaupun hal yang telah terbiasa kulihat didepanku, Sebuah gunung yang mencolok tinggi. Aku merasa bahkan belum mendekatinya sama sekali. Mungkin ini cuma ilusi, dan berkali-kali aku merasa hatiku akan hancur.

Bagaimanapun juga, Benar-benar tak ada orang dan tak ada apapun disini.

Dalam beberapa makna, ini luar biasa. Bukan hanya Orang, Hewan saja tidak ada, Kau tahu?

Ah, Aku sudah lupa.

Sesuatu yang bisa kumakan saja tak ada. Sesekali aku melihat Rumput yang terlihat seperti jerami kering, Sudah kuduga, Aku tak berfikir aku akan bisa memakannya. Tapi Bahkan rumput itu juga sangat langka sih!

Alasan kenapa Aku bisa merasa lapar tapi masih bisa berjalan mungkin karena tubuhku sudah menjadi manusia super. Jika ini seperti biasanya, Aku mungkin sudah kering kerontang dan tak mampu berdiri lagi.

Melakukan apa yang Tsuki-sama beritahu padaku, Aku mencoba menggunakan Kekuatan yang diberikan padaku jadi aku berkonsenterasi untuk mengaktifkannya tapi aku gagal(?)

Aku mencoba mengumpulkan kekuatan ke telapak tanganku tapi..

Aku tak mengerti sedikitpun. Aku benar-benar bisa merasakan kekuatan berkumpul tapi tak ada yang terjadi.

Aku mencoba meletakkan tanganku ke tanah tapi itu sia-sia.

Aku telah mencoba banyak hal tapi..

Hanya saja, Benda-benda yang berada ditanganku akan sedikit bergerak tergantung pada seberapa banyak energi yang kugunakan. ini mungkin cara termudah untuk melihat dan mengerti wujudnya.

Tapi tidak seperti benda itu benar-benar bergerak. Benda itu hanya bergetar ditanganku.

Benar-benar misteri. Dan juga, Aku tak berfikir kalau aku bisa menggunakan ini untuk keluar dari situasiku sekarang.

Nah, Kekuatan ini adalah sesuatu yang berharga yang Tsuki-sama telah berikan padaku. Aku percaya Seseorang yang agung sepertinya tidak akan membuat suatu kesalahan.

Aku akan mencoba bereksperimen lagi dengannya, Aku harus memahami mengenai kekuatan ini sesegera mungkin.

Bagaimanapun, Panas..

Di siang hari terasa cukup panas.

Di malam hari terasa cukup dingin.

Begitulah aku merasakannya tapi..

Di siang hari, aku bisa melihat dengan jelas kabut panas dengan mataku. Sekarang juga seperti itu.

Di malam hari, Permukaan batu mulai membeku.

Kelihatannya, ini seperti lingkungan yang sangat keras untuk manusia, ya..

Sekali lagi Aku bersyukur memiliki tubuh manusia super.

Nah, Tanpa peduli mengenai sekelilingku, Aku maju kedepan dengan kecepatan yang cukup cepat.

Pada saat aku sampai ke gunung itu, seharusnya ada perubahan situasi, Mungkin. Kuharap benar-benar ada disana, Kumohon..

Satu-satunya hal yang kudengar adalah angin dan langkah kakiku sendiri!

Ini sudah 3 Hari!

Di waktu seperti saat ini, seharusnya ada suatu kejadian, kan!?

"Oh begitu, Karena aku bukan Hero lagi~ Aku hanyalah itik yang buruk rupa kan"

Aku mulai bicara sendiri. Mungkin ini adalah efek dari rasa kesepianku tapi waktu dimana aku mengatakan apa yang kupikirkan meningkat. Sangat menyedihkan.

Mataku menjadi sedikit hampa. Aku menatap ke kejauhan. Aku ingin mempercayai kalau ada populasi manusia disana.

Apa yang 2 hero lain lakukan sekarang ya, Aku penasaran? Mereka pasti diterima dengan tangan terbuka oleh para ningrat dan bangsawan, dan pasti makan-makan di sebuah pesta yang mewah.

Dibandingkan denganku.

Aku melihat kebelakangku. Tak ada apapun kecuali Gurun yang merah kecoklatan dan juga jalan yang telah kulewati.

Setiap kali aku melihat fatamorgana aku berlari kearahnya, jadi aku seharusnya sudah memperpendek sedikit jarak dengannya. Kemungkinan besar, Aku bahkan tak akan mengenali tempat dimana Aku dijatuhkan.

Awalnya, Aku berencana berjalan tanpa arah dan kemudian menemukan seseorang atau pemukiman, begitulah yang kupikirkan tapi..

Kelihatannya, Itu hanyalah hak istimewa yang hanya diperuntukkan untuk Karakter utama.

Juga, Untuk bisa begitu sempurna tanpa apapun sama sekali. Bahkan tak ada satupun bayangan seseor-?????

"?? ????"

Jadi,

Suaranya itu kecil tapi..

(TLNote:Kelihatannya tiba-tiba MC mendengar ada sesuatu yang suaranya sangat kecil)

Aku mencoba dengan seluruh kemampuanku untuk berkonsenterasi dengan tubuhku yang telah berubah ini. Mungkin ini akan menjadi pertama kalinya dihidupku kalau aku menjadi sangat sensitif.

Telingaku tidak membiarkan setitik suara pun lolos.

Aku menghentikan langkahku.

Aku memegang telingaku dengan tanganku dan dengan diam menutup mataku.
(TLNote: mungkin Tindakan menaruh telapak tangan dibelakang telinga supaya suara bisa terdengar lebih jelas)

Dimana, Dari mana aku mendengarnya?

Aku harus berkonsenterasi, Konsenterasi.

Seolah-olah tak ingin melewatkan apapun bahkan jika itu hanyalah setetes air yang jatuh.

Aku benar-benar mendengar suara, Aku harus memastikannya.

"? To-Tolo-- A"

"Disana!!!!!"

Aku mendengarnya sekali lagi, dan itu benar-benar suatu jeritan.

Aku membuka mataku. Seolah-olah seperti ingin mendapatkan gelombang suara itu!

Mengagumkannya, Aku masih puasa sekarang sih!

Perutku benar-benar kosong, Tapi!!

Sejak saat aku datang kesini, Itulah kekuatan tertinggi yang kumiliki.

Aku menendang tanah dan berlari.

(TLnote: Mungkin Kekuatan tertinggi yang dimaksud adalah Tubuhnya yang menjadi manusia super. meski kelaparan, dia masih bisa lari )

loading...