Thursday, 29 September 2016

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 23 Bahasa Indonesia


Translator: Ise-kun
Editor: Kirz

Oke... Gaya nulis nya author disini emg bener-warbyasah... saya bener2 kesulitan TLnya wkwkwkwkwkwkw

Chapter 23: Ikan Besar di Dalam Kolam Kecil ①

Ada banyak sekali buku yang dijual oleh Collet. Buku tentang job dan klasifikasi-klasifikasinya, informasi monster, dungeon dan skill. Yu membeli semuanya

"Yu-san, menurutku enggak mungkin seorang pemula akan membeli buku tentang skill dan dungeon, tolong jangan gegabah." (Collet)

Yu melihat-lihat bukunya. Collet melihat Yu dengan tatapan terkesan.

"Cuma sekedar cari informasi kok, kalau pemula tidak melakukan ini, mereka akan mati." (Yu)

"Itu tidak mungkin. Kalau pemula menjadi terlalu percaya diri karena dia tidak tahu batas kekuatannya.. Kebanyakan dari mereka cuma mendapatkan pengalaman menyakitkan saja." (Collet)

Sambil mengobrol, Collet juga membantu Yu menjual material-material monster. Sementara resepsionis yang satunya lagi menemani Nina memilih job-nya.


"Kau punya banyak material monster rangking 2. Apa kau yakin tidak ingin menggunakan kartu guild mu?" (Collet)

Sudut pandang Yu

Aku sedikit sungkan untuk memberikan kartu guild ku kepadanya. Bagaimanapun juga mereka mungkin akan melihat status ku. Perasaanku tidak enak. Aku tidak akan pernah menggunakan kartu guild ku.

"Biarpun dengan hanya menjual material monster, kau akan mendapatkan poin juga seperti saat ketika menyelesaikan quest." (Collet)

Aku memberikan kartu guild ku sembari tetap mengawasinya.

"Yu-san, ini kartu guild mu. Kau dipromosikan ke rangking E." (Collet)

"Eh? Cuma menjual material aku naik rangking?" (Yu)

"Jumlah meterial yang dijual bahkan lebih baik dari apa yang adventurer rangking F biasa jual." (Collet)
(Dan nggak aneh juga kalau langsung menjadi adventurer rangking E.) [Collet]

Uang yang aku terima, 3 gold dan 8 half silver.

"Collet, kau bahkan memperlakukan anak kecil seperti ku dengan baik. Terima kasih." (Yu)

Aku berterima kasih untuk pertama kalinya pada Collet. Kalau saja aku bisa bertemu dengannya ketika aku sampai di dunia ini...
(TL Note: Apa kalian tau, dari chapter 1-22 Yu nggak pernah sekalipun mengucapkan "Terima kasih"?)

"Tidak apa. Aku hanya melakukannya sebagai bagian dari pekerjaan petugas guild kok. Kalau ada sesuatu yang kau butuhkan kedepannya, tidak usah sungkan untuk menghubungi ku." (Collet)

Aku menaruh uangnya ke dalam kantong milik Lena. Kemudian aku mendengar suara berisik.

"Yo~..." (Lalit)

"Apa? Kau ini cuma orang tua yang tidak bisa apa-apa." (Yu)

"Jangan bilang gitu dong, aku kan masih berumur 28 tahun." (Lalit)

"Apa? Kau mau aku menyelesaikan quest mencari kucing hilang?" (Yu)

Selama ini, aku menyembunyikan status ku karena seseorang mungkin akan menggunakan 【Analysis】 pada ku.

"Kalau kau mau bicara, jangan disini bicaranya." (Yu)

"Tidak usah khawatir, aku cuma mau bilang kalau ingin memburu monster, kau harus tau pola serangan mereka." (Lalit)
(TL Note: asli saya gagal paham sama dialog-dialog diatas)

Suara tersebut berasal dari Lalit dan dia sedang memberikan nasehat. Sepertinya dia rangking D dan dengan dorongan sedikit lagi, dia akan menjadi rangking C. Dia mungkin orang baik, tapi cara bicaranya itu membuat orang lain merasa sebal dengannya.

"Suara berisik apa ini? Dan dimana pemula baru itu?" (??)

Dibelakang Lalit, ada pria dengan tinggi 2 meter dengan bau kental akan alkohol berdiri dibelakangnya. Dia begitu besar, apa dia half-giant? Aku jadi penasaran sama statusnya. Status Lalit memang tinggi, tapi orang ini... Statusnya berada di dimensi yang berbeda.
__ __ __ _

__ _

Senjata:

- Rock Dragon Sword (grade 4) : Kekuatan serangan meningkat, mengurangi kerusakan ketika menahan serangan

Armor:

- Mithril Armor (grade 4) : Ketahanan sihir meningkat
- Mithril Gauntlet (grade 4) : Ketahanan sihir meningkat, mengabaikan berat perlengkapan setengahnya
- Fire Dragon Boots (grade 4): Ketahanan api meningkat

Perhiasan:

- Aresu Necklace (grade 4): Ketahanan sihir meningkat, ketahanan kematian mendadak meningkat, ketahanan racun meningkat
- Mirage Ring (grade 4): Memperlihatkan status palsu ketika ada yang menggunakan analisa

"Ka... Kau..." (Lalit)

"Membully pemula lagi?" (Joseph)

"Apa kau menginginkan sesuatu dari ku, paman?" (Lalit)

"Paman? Aku masih 34 tahun 'lho" (Joseph)

"Yha..." (Lalit dan Yu)

"Apa pemula ini melakukan sesuatu yang tercela kepadamu?" Gaya bicara Lalit bahkan penuh hormat padanya, paman ini mungkin orang terkenal.
Baca novel-novel bertemakan "Iseka" bahasa indonesia di isekainovel.com

"Aku baru saja dengar kalau ada pemula yang menjanjikan disini. Aku cuma ingin latih tanding dengannya untuk mengecek-nya." (Joseph)

(Menarik sekali, dilihat dari perbedaan level kita) [Yu]

"Lalit 'kan? Jika kau melakukan sesuatu kepadanya, akan kubunuh kau." Joseph mengatakan itu sambil tersenyum tetapi kedua matanya tidak. Lalit terbujur kaku ditempat.

"Kenapa? Kau jauh lebih kuat... Kenapa pemula ini?" (Lalit)
....

Sudut Pandang Orang Ke Tiga

Dibelakang guild Comer, terdapat lapangan latihan. Biasanya ada banyak adventurer disana, tapi sekarang kosong.

"Gunakan ini.. Dan berusahalah untuk tidak mati." (Joseph)

Yu menerima pedang Habiki dari Joseph dan mencoba menebas dia.

"Oh... Ku harap kau mulai serius. Kalau tidak, ini tidak akan jadi menarik. Dan juga, kekuatan mu 300... Bukan, 400?" (Joseph)

Yu mengayunkan pedangnya dengan kedua tangan tapi bisa dihentikan dengan tangannya Joseph. Dia juga tersenyum. Yu mencoba mundur dan mengambil jarak.

"Shinee! 【Sword Strike】!" (Yu)

"Serangan itu..." (Joseph)

Akan tetapi Joseph mencegah Yu dengan menyerang belasan kali. Biarpun begitu, tusukannya aneh sehingga Joseph tidak dapat mengantisipasinya.
(Turbulence Thrust tidak mempan? Padahal itu teknik pedang level 2 dan seharusnya dapat menghentikan 【Sword Strike】) [Joseph]

"Paman, kita akhiri saja sampai disini." (Yu)

Yu nyaris bisa menahannya karena perbedaan statusnya yang tinggi. Kemudian dia menggunakan 【Body Enhancement】

"Skill itu? Siapa yang mengajari mu? Adventurer biasanya melakukan itu untuk memperkuat serangan pedangnya.. Juga, tanpa mengucapkan mantra?" (Joseph)

Joseph terkejut karena 【Body Enhancement】-nya Yu melapisi seluruh tubuhnya.

"Ini adalah skill yang aku ciptakan sendiri!" (Yu)

"Square Slash!" (Joseph)

Kiri, atas, kanan, bawah, itu adalah teknik berpedang yang menghempaskan pedangnya Yu.
(Skill 【Swordmanship】 pemula itu setidaknya ada di level 3. Haha..) [Joseph]

Awalnya Joseph tidak serius, tapi dia malah semakin terhanyut semakin dia tau kalau Yu itu menarik.

Nina sudah ada disana. Dia dibawa kesana oleh Lalit.
...

Ketika paman itu menghempaskan Yu ke belakang, kepalaku rasanya ngeblank.
(Editor Note: yg bergumam itu si Nina,, yg baru datang dan ngliat kejadian itu)

Nina pun kemudian mengambil kertas, menulis sesuatu, dan melepas seluruh bajunya. Kemudian menghampiri Joseph dan merayunya sambil memberikannya sepucuk kertas yang bertuliskan "Baca versi asli dan benernya di isekainovel.com.

"【Critical Strike】!" (Nina)

Nina melompat ke arah Joseph sambil melancarkan 【Silent Step】, 【Stealth】, 【Body Enhancement】, dan diselesaikan dengan 【Dagger Strike】.

"Nyonya? Apa kau mengenal anak laki-laki ini?" Joseph menghindarinya menggunakan pedangnya dan 【Dark Magic】 sebagai umpannya. Di saat belati dan pedangnya bertemu satu sama lain, suara benturan logam pun dapat terdengar.

(Bahkan nyonya ini juga bisa menggunakan skill tanpa mengucapkan mantra) [Joseph]

Nina menerima rebound karena sihirnya. Dia pingsan ditempat.

"Nina.." (Lena)

Meskipun Lena ingin bergabung, tapi perbedaan level bertarungnya terlalu jauh.

"Fiuh... Setidaknya aku juga tidak perlu mengkhawatirkan putri tidur itu." (Joseph)

"...Kau beraninya..." (Yu)

"Apa katamu tadi, nak?" (Joseph)

"Akan kubunuh!" (Yu)

Yu dikelilingi oleh lusinan bola api yang melayang di udara. Matanya seperti kehilangan cahayanya dan hanya memandangi Joseph.


loading...