Friday, 2 September 2016

Tilea no Nayamigoto Chapter 1 Bahasa Indonesia


Translator : Liber Koibito
Editor       : Ise-kun

Chapter 1: Adik ku Mengidap Chuuninbyo!

Saat ini sudah 10 tahun semenjak aku bereinkarnasi. Aku telah bereinkarnasi menjadi seorang wanita. Namaku adalah Tilea. Tahun ini umurku akan genap 17 tahun. Karena aku memiliki ingatan sebagai seorang pria, ada banyak hal yang kurasa tidak nyaman, tapi aku sudah terbiasa. Mengenai penampilanku, bisa dibilang aku memiliki rambut halus panjang sepinggang, dengan kedua kelopak mataku yang besar disertai atmosfir yang anggun, kharakteristik bishoujo (wanita cantik).

Dan keluargaku menjalankan bisnis restoran. Nama restorannya adalah [Berum]. Nama itu berasal dari ketika aku bermain-main dengan nama kota kelahiranku, Beruga. Restoran [Berum] adalah satu-satunya restoran di kota ini, dan semua orang di kota bilang rasa masakan disini lezat. Semua reputasi baik ini berkat ayah. Keterampilan ayah dalam memasak sangat luar biasa. Aku ingin segera bisa memasak makanan yang bisa dikagumi orang lain juga, jadi setiap hari aku selalu berusaha berlatih memasak.

Dalam kehidupan lamaku aku adalah manusia super tidak berguna yang bahkan tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga dengan benar, tapi sekarang beberapa resep masakan di restoran ini diserahkan padaku. Itu semua berkat bimbingan ayah yang ketat namun juga hangat. Ayah adalah orang terhormat yang tidak sekedar handal, tapi juga memiliki kemampuan memasak yang baik. Dan ibu juga adalah orang yang harus kau hormati. Dia membantu suaminya memasak dengan fleksibel, dan dia adalah orang yang sangat pengertian terhadap orang lain.

Dan, aku memiliki adik perempuan yang tiga tahun lebih muda dariku. Namanya Timu, dan aku tidak yakin apakah dia mengalami mutasi mendadak, tapi tidak sepertiku dan orang tuaku, dia memiliki rambut perak.

Rambut peraknya benar-benar indah. Kadang-kadang rambut nya seolah menangkap cahaya matahari dan berkilau, dan tanpa kusadari aku selalu memandangi rambutnya sambil melamun. Aku sudah merawat Timu semenjak dia kanak-kanak. Timu selalu mengatakan “Onee-chan, Onee-chan” setiap saat, Pokoknya, dia sangat lucu! Aku tidak tahu apakah ini dampak dari menjadi anak tunggal di kehidupan lama ku, tapi aku sangat menyayangi Timu.

Aku menyukai keluargaku yang sekarang, dan aku ingin menjadi juru masak. Itulah sebabnya walaupun aku berada di dunia pararel penuh fantasy, aku tidak ada pemikiran untuk pergi berpetualang atau apapun juga. Hal tersebut tidak ada artinya.

Dan terlebih lagi, tidak ada raja iblis di dunia ini. Sepertinya sih dulu ada. Namanya Raja Iblis Zorg, dan dia dicabik-cabik menjadi potongan kecil dan telah dilenyapkan oleh manusia, beastmen, dragonoids dan orang-orang lain yang tinggal disana. Sepenuhnya itu adalah cerita yang standart, dan cerita tersebut adalah apa yang kau sebut dengan dongeng. Sepertinya di dunia pararel juga terdapat hal-hal seperti ini.

Di dunia lamaku juga ada cerita mengenai oni dan kappa; sesuatu yang bisa kau sebut dengan mitos atau cerita rakyat. Orang-orang di dunia ini tampaknya percaya dengan kehadiran raja iblis, sebanding dengan jumlah kemajuan ilmu pengetahuan mereka yang hilang, tapi karena aku memiliki pengetahuan umum dari dunia lamaku, aku tak terlalu yakin dengan itu. Mungkin sebenarnya yang mereka panggil raja iblis hanyalah elf atau beastmen yang kuat.

Itu sebabnya tidak ada setting seperti pahlawan yang menaklukkan raja iblis. Para petualang tidak pergi ke dungeon untuk menjarah apapun, pekerjaan utama mereka hanyalah berburu binatang liar yang disebut magic beast. Mungkin akan lebih tepat menyebut mereka sebagai pemburu, dari pada menyebut mereka sebagai petualang. Tidak peduli seberapa banyak sihir yang bisa kita gunakan, tidak begitu banyak asmara atau impian di dunia ini.

Tapi, sepertinya aku kembali terjangkit chuunibyou seperti saat di kehidupan lamaku, aku mungkin akan menjadi petualang dan mengeliling dunia dengan riang gembiranya, huh? Sekarang impianku adalah menjadi seorang juru masak normal yang mencintai keluarganya, untuk terus mengasah kemampuan memasak ku, dan membantu mengembangkan restoran [Berum].

Dan aku sedang menjalani kehidupan sehari-hari yang memuaskan dan mengejar impian itu, tapi...

Akhir-akhir ini ada sesuatu yang mengganggku.

Sebenarnya, ini mengenai adikku yang imut ini, Timu. Meskipun dia selalu memanggilku “Onee-chan, Onee-chan” terus menerus, beberapa hari ini dia sudah terlampau aneh.

Kurasa aku terlalu berlebihan mengenai pemikiran ku, kemarin, entah kenapa, ketika aku menggosok pipinya dan berkata “Timu, kamu imut banget sih hari ini!” tanpa berkata-kata dia meninggalkanku.

Apakah ini yang disebut dengan fase pemberontakan?

Kuh~ sedihnya!

Apa yang harus ku lakukan jika hari ini Timu mengabaikanku? Semakin aku memikirkannya, kecemasanku semakin menjadi-jadi. Apa aku harus membiarkannya untuk saat ini? Enggak, di saat seperti ini, Aku harus bertingkah normal, kan?

Aku memantapkan pikiranku, dan memutuskan untuk memanggil Timu.

“Ti~mu, dimana kamu? Udah waktunya untuk membantu di restoran ‘lho?”

“Manusia! Hati-hati memilih perkataanmu! Aku salah satu dari enam jendral iblis dibawah kekuasaan Raja Iblis Zorg, Camilla!”

Ke-kenapa ini bisa terjadi...

Adik perempuanku menderita sindrom chuunibyou.

*PS: Chuuninbyo = Sindrom yang dapat membuat pengidapnya mengkhayal seakan-akan memiliki sesuatu yang luar biasa. Bahkan bisa sampai merasa memiliki kekuatan supranatural didalam dirinya


Chapter SebelumnyaDaftar Isi – Chapter Berikutnya –
loading...