Monday, 16 January 2017

Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu Arc 4 Chapter 7 Part 2 Bahasa Indonesia


Translator: Kirz
Proofreader: Ise-kun

Gabung ke grup FB kami untuk mengetahui perkembangan novel-novel garapan kami dan juga chat-chat ga jelas bersama kami https://www.facebook.com/groups/IsekaiNovelTranslation

Volume  4 Chapter 7 Part 2/2: Jikken-ba (Daerah Pengujian)

"Bagus bagus, lu lulus! Ntuh Half-Wit... -Elf, meskipun gue bener-bener nggak menyukainya, tapi lu punya nyali buat melindunginya, gue hargai itu." (Garfiel)

"Baguslah kalau memang begitu... Tapi beneran dah, tadi itu sakit! Kapan kau mau berhenti menepuk-nepukku? Apa kau ingin membunuhku!?" (Subaru)

Semangatnya terus berlanjut, Garfiel pun akhirnya menurunkan tangannya, dan Subaru bergerak sedikit lebih menjauh. Melihat ini, berandalan itu memiringkan lehernya, kemudian menyilangkan kedua lengannya yang kuat, dan,

"Kejamnya. Semua itu dah lewat lho jugaan, dah lupain aja apa yang gue lakuin tadi ya. Ketika seorang pria bersikap picik maka anunya bakalan kecil lho." (Garfiel)

"Ini pertama kalinya aku mendengarmu mengucapkan sesuatu yang bisa kumengerti... tapi anu-ku itu sama sekali bukan urusanmu! B-A-G-A-I-M-A-N-A-P-U-N-I-T-U!" (Subaru)

Garfiel menggeleng sedikit dan memberi isyarat dengan jarinya. Tapi melihat dia yang mengangkat dagunya sehingga terlihat sombong, Subaru melempar kembali kata-katanya dengan kasar.

"Kau Garfiel, dan kenal dengan Roswaal, kan? Meskipun kita memiliki kecurigaan ketika bertemu secara tiba-tiba, tapi sekarang sudah nggak ada lagi aura permusuhan diantara kita 'kan?!" (Subaru)

"Bisakah lu berhenti ngebacot? Ngeselin amat sih lu. Nggak usah panik dah, gue ga akan ngemakan lu." (Garfiel)

Evil God Average Chapter 9 Bahasa Indonesia


Translator: KIV
Editor: CTian

Chapter 9: Pembelian Pertama

Mantan petualang, Anri-chan si Dungeon Master hadir.

Aku tertidur saat berendam sehingga aku kira bakalan kena flu.
Tapi ternyata aku sehat-sehat aja.
Ini karena kutukannya aktif saat aku tertidur sehingga aku jadi berendam dengan memakai tantou dan jubah.
Karena tidak dilepas aku jadi basah kuyup begini…

Yah, kalau aku keluar nanti juga kering sendiri, tapi karena basahnya sampai ke pakaian dalamku, rasanya jadi menjijikkan.
Apa ini berarti aku tidak bisa berendam lebih dari 30 menit?
Melepaskan diri dari lamunan, aku mengeluarkan makanan dari item box.
Setelah sarapan, aku lalu teleport ke pintu masuk dungeon..

Meninggalkan dungeon, aku berjalan menuju kota.
Memutuskan akan menjadi dungeon master, permasalahan “papan” sudah hilang. (TLN: dari istilah pangan sandang papan, googling kalau belum tahu)
Karena kutukannya membuatku tidak bisa mengganti pakaian, aku hanya bisa pasrah mengingat tidak ada gunanya memikirkan masalah “sandang”.
Walau kemarin aku sudah membeli banyak makanan dan juga membuat kebun dalam rumah, cadangan makananku akan terus menipis karena masih cukup lama hingga panen tiba.
Bahkan walau panen pun, akan susah untuk hidup hanya dengan hasil panen karena aku bukan vegetarian.
Itu berarti aku harus sesekali berbelanja di kota... tapi ada satu masalah: aku tidak tahu seberapa lama aku bisa pulang-pergi seperti ini.

Sunday, 15 January 2017

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 44 Bahasa Indonesia


Translator: Belang

Note: Sekali lagi, karena arc ini membosankan jadi editor-san males ngeditnya... jadi silahkan nikmati yang masih belum di edit ini :)

Chapter 44: Miledi Raisen I

Dungeon Besar Raisen jauh lebih merepotkan dari yang mereka kira.

Pertama, sihir tak bisa digunakan sama sekali. Itu karena kekuatan dari sihir disintegrasi (kehancuran) jauh lebih kuat daripada di dalam jurang. Untuk Yue yang mengkhususkan diri dalam sihir, tempat ini menempatkan beban berat pada dirinya. Dia tak dapat menggunakan sihir berperingkat tinggi dan jarak sihir yang bisa ia gunakan disingkat menjadi terbatas di sini. Jarak terjauh yang bisa ia gunakan hanya lima meter. Entah bagaimana, level saat ini dia menggunakan sihir yang cukup untuk bertarung. Namun, sekarang dia tidak mampu menggunakan sihir yang cukup kuat untuk membunuh dalam satu kali serang.

Selain itu, walaupun sejumlah sihir disimpan di dalam seri batu sihir kristalisasi  tidak mengurangi banyak, itu tak bisa digunakan. Apalagi tingkat konsumsinya terlalu parah. Yue hanya mampu menggunakan sihir peringkat menengah karena dia adalah seorang jenius, kebanyakan orang takkan dapat melakukan apapun.

Bahkan Hajime sangat dipengaruhi oleh itu. Sihir khusus yang bekerja dengan memancarkan sihir di luar tubuh seperti "Aerodynamic" dan "Air Claw" tidak bisa digunakan, bahkan pengeluaran "Lightning-Clad" sangat menurun. Kekuatan Donner-Schlag juga jatuh di bawah setengah dari yang biasa, sementara kekuatan maksimum Schlagen pada tingkat biasanya Donner-Schlag.

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 43 Bahasa Indonesia


Translator: Belang

Gabung ke grup FB kami untuk mengetahui perkembangan novel-novel garapan kami dan juga chat-chat ga jelas bersama kami https://www.facebook.com/groups/IsekaiNovelTranslation

Note: Karena arc ini tidak menarik, jadi editor-san males ngeditnya... <(")

Chapter 43: Dungeon Besar Raisen?

Tumpukan mayat-mayat.

Kata-kata itu cocok untuk tontonan saat ini di dalam jurang Raisen Grand Canyon. Beberapa Demonic Beast mengalami kehancuran pada kepala mereka, di sepanjang tanah. Sementara beberapa Demonic Beast sudah dilumat, terlebih lagi beberapa Demonic Beast mengalami karbonisasi pada tubuh mereka, meskipun ada berbagai metode membunuh, keseluruhan dari mereka mati dalam satu kali serangan.

Tentunya, di dalam neraka ini, tempat yang ditakuti sebagai tanah eksekusi oleh orang-orang, karena ada...

"Satu pukulan yang mematikan~!"

ZUGANn!!

“… … Mengganggu"

GOBANn!!

"Diamlah"

DOPANn!!

Adalah trio dari Hajime, Yue dan Shia. Setelah Hajime dan kelompoknya keluar dari kota Brook (Bersama penggemar Yue dan Shia yang melihat mereka), menggunakan kendaraan sihir dua roda, mereka melewati pintu masuk dari "Raisen Grand Canyon". Saat ini, setelah maju lebih lanjut dan berkemah selama di perjalanan, mereka telah melewati gua persembunyian ke "Orcus Great Dungeon", terlebih lagi dua hari telah berlalu sejak itu.

Netooku Otoko no Tanoshii Isekai Boueki Chapter 1 Bahasa Indonesia


Translator: Kiryuu Ichiko
Editor: Ise-kun

Chapter 1: Suasana Dunia Lain Dari Balik Jendela

“Setelah melewati perjalanan jauh melintasi perbatasan ini, akhirnya aku tiba di kawasan bersalju”

Kalimat pembuka dari sebuah novel terkenal tiba-tiba terlintas di pikiranku

Bagiku, harusnya kata-kata itu bisa menjadi lebih dramatis lagi seperti “Setelah melewati cermin tua di gudang bawah tanah itu, aku tiba di sebuah ruangan gelap”

…………..Baiklah, aku nggak ngerti maksud kata-kata itu………..

Di dalam “Dunia lain dibalik cermin” ini, ada cermin lain di dalamnya. cermin ini sepertinya terhubung dengan gudang tempat aku masuk tadi. interior dari ruangan misterius ini pun terlihat pada permukaan cermin ini.

Karena terkejut, aku mencoba sekali lagi melompat keluar dari cermin tersebut, dan masih bisa kembali ke gudang bawah tanah tadi tanpa masalah.

Sejujurnya, pikiranku masih belum benar-benar memahami situasi saat ini tapi, mungkinkah ini “Dunia di dalam cermin”…?. Mungkin ini berbahaya, namun saat itu aku sangat penasaran dan mencoba melihat-lihat sekitar ruangan itu.

Saturday, 14 January 2017

Mondaijitachi ga Isekai kara Kuru sou desu yo? Chapter 13 Bahasa Indonesia


Translator: KIV & Ise-kun
Editor: Ise-kun

Volume 2 Chapter 3

Part 1

-----Tembok perbatasan, Stage area. Markas Operasi [Kebangkitan Naga].

Izayoi dan kelompoknya di bawa ke markas [Salamandra], tiba di markas besar yang bertanggung jawab dalam mengurus festival [Kebangkitan Naga]. Untuk sampai ke markas besar, diperlukan untuk pergi ke istana dan game venue yang secara langsung terhubung bersama-sama, sembari melewati jejak batu tersebut.

Sebagaimana auditorium yang diatur bersamaan dengan kerangka game venue yang terlihat melingkar, menjadikan tempat itu seperti dikelilingi. Auditorium tersebut saat ini sedang meng-host game yang tercantum dalam selebarannya Shiroyasha, dan sebuah duel untuk menentukan kontestan yang akan maju ke final sedang diselenggarakan.

"Ojouuuuu!!! Sekarang kesempatannya! Pergi ke belakang lawan dan tendang lawannya!"

Mengikuti Leticia yang pergi ke wilayah Utara, kucing belacu itu saat ini sedang berteriak, melakukan tugasnya sebagai pembantu. Pertarungan di panggung sedang diadakan antara Kasukabe Yo [No Name] dan bagian dari komunitas [Rock Eater], Stonewall Giant.

"Dengan ini... Pemenangnya akan diputuskan...!" (Yo)

Kasukabe terbang ke belakang Stonewall Giant dengan memanipulasi angin puyuh yang dia dapat dari griffon sebagai Gift dan menendang otak belakangnya. Terlebih lagi, sambil memberikan tendangan, Kasukabe merubah berat tubuhnya menjadi seberat [Gajah], menyesuaikan dengan energi kinetik dan membanting raksasa itu ke tanah. Para penonton meledak menjadi sorak-sorai yang memekakkan telinga setelah Stonewall Giant itu dijatuhkan ke tanah.

Boku No Heya Ga Danjon no Kyūkeisho Ni Natte Shimatta Kudan Chapter 1 Bahasa Indonesia


Chapter 1: Masalahnya Adalah Aku TIdak Sengaja Membuat Kontrak Dengan Properti yang Absurd

 [Apa jangan-jangan... sesuatu seperti hantu... bakal keluar dari tempat itu? HAHAHA!!]

Aku merasa malu karena meneriakkan kata yang tidak masuk akal seperti "hantu", jadi aku membuatnya menjadi seperti sebuah lelucon. bisa dibilang, aku tidak yakin dengan perkataanku karena kekacauan komunitasku. Meskipun agen perumahan itu wajahnya nampak datar, dia tetap profesional dengan pekerjaannya dan hanya menganggap perkataanku tadi sebagai lelucon.

[HAHAHA pelanggan. Hentikan candaannya dong, tentu saja sesuatu seprti hantu itu tidak ada]

Itu benar. Jika ada suatu insiden di sebuah kondominiium atau apartemen atau sejenisnya pernah terjadi sebelumnya, maka agent tersebut berkewajiban untuk memberitahukannya kepada penyewa. Kurasa aku pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya. Meskipun berwajah datar, dia tetaplah warga jepang. Jika dia tidak memberitahukannya, dia akan menerima sanksi sesuai hukum.

[Aku mengerti. HAHAHA]

[*Uhuk* (Ya, Goblin dan Slime tentu tidak di hitung)]

Bentar-bentar. Apa telingaku salah dengar.
Orang itu baru saja mengatakan hal aneh dengan suara kecil untuk menyesuaikan senyum palsuku.